Sociolingustic's observation plan (1)

Salah satu matakuliah yang wajib untuk diambil mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester 3 adalah Sociolinguistics. Matakuliah ini mengharuskan mahasiswa untuk melakukan analisa bagaimana sebuah komunikasi terjadi dalam lingkungan sosial melalui observasi langsung di lapangan. Untuk tugas observasi pertama sudah dilakukan sekitar 2 minggu yang lalu, yaitu mengamati bagaimana dua individu saling berkomunikasi. Untuk tugas observasi yang kedua, ranah observasi dipersempit menjadi pengamatan terhadap bagaimana dua orang yang berasal dari suku yang berbeda atau dapat pula individu yang berbeda suku dengan kita sendiri (pengamat) saling berkomunikasi. Observasi kali ini saya mencoba membuat rancangan kasar dahulu perihal siapa target yang akan saya observe, berhubung saya adalah orang Sumatra asli, lebih tepatnya saya berasal dari Bengkulu, saya berencana untuk mengobservasi teman-teman saya yang merupakan orang Jawa asli yang berkomunikasi dengan orang dari suku lain.


Tanggal 7 Oktober 2017 saya sudah menentukan target, yaitu tetangga kamar saya di kos yang juga sesama mahasiswa yang berasal dari Jawa Timur (sebut saja X) dan tetangga kamar yang lain yang berasal dari Jawa Tengah  (sebut saja Y). Saya berencana untuk merekam pembicaraan dan melakukan pengamatan terhadap keduanya  saat mereka sedang berada di kos sore/malam hari sepulang kuliah. Sudah merupakan kebiasaan di rumah kosan saya jika kami sedang sama-sama mengantri kamar mandi atau saat sedang memasak di dapur, biasanya kami mengobrol tentang topik-topik ringan atau sekedar bersenda-gurau dan menggosip, saya akan memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan observasi. Namun sayangnya hingga sore menjelang maghrib kedua teman kos saya sama-sama belum terlihat di kos, saya menunggu sampai sehabis adzan maghrib, tak lama kemudian dari kamar saya, saya mendengar X membuka kunci pintu kamarnya yang berarti ia sudah pulang, namun saya tak kunjung melihat kehadiran Y di kos bahkan hingga esok paginya. Setelah bertanya pada penghuni kos yang lain, saya mengetahui bahwa ternyata si Y sedang pulang kampung ke Semarang dan kemungkinan belum akan kembali dalam waktu dekat, jadi gagal lah rencana pertama saya untuk mengamati teman-teman satu kos saya. . Sekian rencana pertama saya dalam tugas observasi Sosiolinguistic, berikutnya saya akan memposting rencana dan kegiatan-kegiatan yang saya lakukan dalam proses pengamatan dalam subjek ini.

Komentar