Postingan

Bias pendidikan: Stigma masyarakat dan konstruksi sosial?

Gambar
Source: Pinterest @slinetworks  Bicara tentang pendidikan, tentu tidak terlepas dari banyaknya kendala dan masalah baik dari segi proses maupun hasil dari pendidikan itu sendiri. Ujian nasional dan kebocoran soal, kurikulum yang terus-menerus berganti dan problematik, kualitas guru yang dinilai belum mampu menyokong seluruh siswa, motivasi siswa dan banyaknya anak putus sekolah, infrastruktur dan ketidakmerataan pendidikan, serta lain sebagainya masih menjadi PR besar bagi pemerintah Indonesia hingga detik ini. Namun, terlepas dari semua polemik diatas, apa sebenarnya masalah terbesar yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia? Masih terngiang dengan jelas reaksi beberapa teman   dan keluarga terhadap pilihan jurusan saya sewaktu masih duduk dikelas 12 SMA. “Mau ambil jurusan apa nanti di   kuliah?” Lalu saya dengan bangga menjawab “Pendidikan bahasa Inggris”, tentu respon yang saya terima pun beragam, ada beberapa yang hanya berujar “oh” yang seakan menyuar...

Random poem #1 : Half of A Whole

Half of A Whole We said we could make it As far as the train Blew away the wind, Lost, And gone… Did you call this living?                        Instead of making it true All we did were, hiding… Behind that beautiful disguise With those shameful lies Abandoned... The sorrow of tomorrow Won't be healed Through a single lullaby or a glass of reality But darling A lonely soul And an almighty mind Aren’t they perfect? No, this is not a warning This is a massive disappointment Trying to be showed up In such a dramatic rhyme                                                  ...

Is that okay to be fat and ugly?

This short writing is dedicated to women and men and everyone outside there who feel bad and insecure about  themselves because of their body size and shape.... If you have read the first sentence and decided to continue, you have to know this: you are beautiful and it's worth the whole love and appreciation for your existence. Baru beberapa hari yang lalu tidak sengaja mendengar percakapan dua orang mahasiswi di sebuah warung makan di daerah Lembah UGM: A: "Aku pasti diputusin karena aku gendut" B: "Ih kamu tuh ga gendut kok, emang dia aja ga tau diri" A: "Lhaa buktinya pacar barunya yang sekarang kurus tinggi langsing kek model gitu badannya" Jujur saja dulu (sekarang pun terkadang masih) aku pun juga sering berpikir seperti mahasiswi diatas, menyalahkan diri sendiri atas setiap hal buruk yang terjadi dan tidak pernah merasa puas dengan diri sendiri. Tapi seiring berjalannya waktu dan banyaknya hal yang terjadi, munculah sebuah...

Sociolinguistic's Observation Plan (2)

Hello, it's me again Masih berhubungan dengan sociolinguistics, setelah rencana pertama gagal, saya belum menemukan pengganti yang tepat untuk responden pengamatan saya, sebenarnya tugas kali ini mungkin sedikit lebih memudahkan saya berhubung saya adalah seorang perantau yang berarti teman-teman dekat saya disinipun memiliki suku yang berbeda dengan saya, namun yang saya masih pertimbangkan adalah durasi dari tugas ini, yaitu 1 jam. Saya bermaksud untuk menemukan percakapan yang benar-benar natural namun tetap berkelanjutan dalam durasi 1 jam tersebut, karena itulah saya masih menimbang-nimbang kira-kira siapa yang akan saya jadikan responden pengamatan. Selagi memikirkan rencana berikutnya saya mencoba menjadi lebih peka terhadap suatu percakapan yang muncul  dimanapun saya berada, misalnya saat sedang  berada dikelas lalu ada dua orang teman saya yang sama-sama orang Jogja asli sedang mengobrol, saya mencoba melakukan pengamatan dan merekam secara diam-diam, namun ...

Sociolingustic's observation plan (1)

Salah satu matakuliah yang wajib untuk diambil mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester 3 adalah Sociolinguistics. Matakuliah ini mengharuskan mahasiswa untuk melakukan analisa bagaimana sebuah komunikasi terjadi dalam lingkungan sosial melalui observasi langsung di lapangan. Untuk tugas observasi pertama sudah dilakukan sekitar 2 minggu yang lalu, yaitu mengamati bagaimana dua individu saling berkomunikasi. Untuk tugas observasi yang kedua, ranah observasi dipersempit menjadi pengamatan terhadap bagaimana dua orang yang berasal dari suku yang berbeda atau dapat pula individu yang berbeda suku dengan kita sendiri (pengamat) saling berkomunikasi. Observasi kali ini saya mencoba membuat rancangan kasar dahulu perihal siapa target yang akan saya observe, berhubung saya adalah orang Sumatra asli, lebih tepatnya saya berasal dari Bengkulu, saya berencana untuk mengobservasi teman-teman saya yang merupakan orang Jawa asli yang berkomunikasi dengan orang dari suku lain. Tanggal ...